Tampilkan Daftar Isi
Daftar Isi
Solusi dapat kerja saat kondisi freshgraduate yaitu Mendapatkan Pengalaman Kerja Meskipun Belum Bekerja. Dalam iklan lowongan pekerjaan sering sekali tercantum kalimat memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun, lalu bagaimana dengan yang baru lulus? ini cukup probelmatik ya sepertinya, namun ada solusinya.
Pengalaman kerja bisa di cari dari berbagai kegiatan dan kegiatan tersebut sebenarnya bisa kita dapatkan secara gratis. Jadi jangan pesimis walaupun kamu seorang freshgraduate, kamu bisa juga memiliki pengalaman untuk prepare ke pekerjaan yang sesungguhnya.
Mendapatkan Pengalaman Kerja bagi freshgraduate
Berikut adalah 4 Cara Mendapatkan Pengalaman Kerja Meskipun Belum Bekerja yang bisa kamu jadikan penunjang pengalaman bagi freshgraduate:

1. Program Pemagangan di Perusahaan (Internship)
Magang di perusahaan yang tepat dapat Mendapatkan Pengalaman Kerja yang sangat mirip dengan pekerjaan sesungguhnya. Mulai dari aturan-aturan kedisiplinan , ritme kerja, tekanan dan prosedur di lingkungan kerja. Dengan program pemagangan ini bisa menjadi indikator anda punya pengetahuan kerja terkait pekerjaan di bidang tersebut.
Tak jarang ketika seseorang melakukan kegiatan pemagangan dapat berpeluang untuk di angkat ke status karyawan. Biasanya ini tergantung dari kebutuhan dan kebijakan manajemen. Jadi jangan sepelekan kegiatan magang, karena ini langkah yang tepat untuk memulai karir.
Bagaimana program magang ini sangat memengaruhi untuk menjadi referensi saat interview? Seperti yang sudah saya jelaskan di awal, program pemagangan mengajarkan sedikit banyak bagaimana kehidupan nyata seorang pekerja. Jadi ketika interview, seorang yang telah melakukan kegiatan magang dapat menjelaskan bagaimana sistem kerja, prosedural proses dan mungkin material yang digunakan saat melakukan magang.
Sebagai contoh: Seorang lulusan teknik cetak kemasan, lalu ia melakukan pemagangan di departemen RND perusahaan percetakan kemasan makanan. Ketika melakukan pemagangan ia akan belajar tentang bagaimana proses kemasan ini di buat, material apa saja yang digunakan, dan formulasi apa saja yang digunakan. Pengetahuan ini bisa menjadi kunci utama untuk meyakinkan HRD saat menjalani interview dengan posisi yang sama.
Baca Juga : Analisis SWOT di Industri 4.0 Manufaktur: Panduan Lengkap untuk Karyawan & Mahasiswa

2. Proyek Freelance atau Kerja Part-Time Relevan
Pekerjaan freelance yang sesuai dengan bidang kamu, bisa menjadi kunci yang menyatakan bahwa kamu seorang yang profesional dan memiliki skill di bidang itu. Terkadang pengalaman freelance juga menjarakan dari segi softskill seperti kamu dapat bekerja secara mandiri, dapat bernegosiasi dan memberikan output sesuai jadwal.
Sebagai contoh : Seorang sarjana teknik sipil melakukan freelance untuk Jasa pembuatan desain bangunan dengan aplikasi autocad. Lalu ia mendaftar untuk posisi IT Staff Infrastruktur.
Portofolio yang dimiliki secara tidak langsung membuktikan bahwa orang tersebut mampu untuk melakukan pekerjaan tersebut. Seperti ketika membuat desain bangunan dengan autocad itu menjukkan bahwa orang tersebut memiliki kemampuan menggunakan aplikasi autocad. Berdasarkan pengalaman dan realita di lapangan itu sama saja Mendapatkan Pengalaman Kerja langsung, sehingga dapat membuat seseorang lebih percaya diri untuk meyakinkan HRD bahwa ia mampu dan sesuai untuk posisi tersebut.

3. Mengikuti Program Pelatihan Intensif (Balai Latihan Kerja/BLK)
Balai Latikan Kerja (BLK) dari Pemerintah adalah program pelatihan yang di sediakan secara gratis untuk masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan skill dan kemampuan seseorang sehingga dapat memenuhi kualifikasi di industri.
Mengikuti pelatihan di BLK secara tidak langsung sudah Mendapatkan Pengalaman Kerja seperti masa probation di perusahaan. Di BLK diajarkan pelatihan teknis yang mana pelatihan ini memang sudah di sesuiakan dengan kebutuhan skill dari perusahaan.
Setelah melakukan pelatihan skill di BLK, secara resmi akan diberikan sertifikat kelulusan dan sertifikat kompetensi (sertifikasi tingkat kemenaker) yang mana ini bisa menjadi modal untuk melamar kerja.
Hal yang sangat berguna dari training di BLK adalah Sertifkat Kompetensi dari Kemnaker. Biasanya perusahaan yang menerapkan standar-standar seperti SMK3 (Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja) atau ISO 45001 biasanya di tuntut untuk dapat memberikan keterangan bahwa karyawan yang melakukan jobdesk dengan tugas tertentu wajib memiliki sertifikat keahlian.
Contoh : Seorang karyawan di bagian gudang bekerja sebagai sopir foklift. Dalam penggunaan forklift tentu wajib memiliki keahlian mengendarai forklift. Nilai lebih bagi lulusan BLK adalah sudah memiliki sertifikat kompetensi keahlian tanpa perlu perusahaan daftarkan / latih kembali.
BLK tersebar di berbagai daerah baik tingkat kabupaten maupun provinsi. BLK mengajar kompetensi yang realitanya memang dibutuhkan di industri-industri di daerah tersebut.
Selain forklift sebagai contoh diatas, sangat banyak macam jurusan yang bisa di ambil di BLK, berikut contoh Lokasi BLK dan Jurusan yang dimiliki:
1. Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang
Kejuruan LAS, berikut jurusan yang tersedia :
Kejuruan LAS
Filter Welder FCAN/ 3F/PF
Filter Welder SMAW/ 3F/PF
Plate Welder GMAW/ 3G/PC
Plate Welder GMAW/ 2G/PC
Filter Structure
NDT Penetrant Test (PT) dan Magnetic Test (MT)
Filter Welder SMAW/ 3F/PF
Kejuruan Listrik
Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan
Teknisi Listrik Tenaga Surya Off-Grid
Pemasangan PLTS On-Grid
Pengoperasian Kontrol Sistem Kelistrikan dan Pneumatik Bethasis PLC
Teknisi Listrik Tenaga Surya On-Grid
Kejuruan Manufaktur
AutoCAD
Kejuruan Garmen
Menjahit Pakalan Dengan mesin
Kejuruan TIK
Practical Office Advance
Smart Farming
Hydroponik Automation System
Automatic Irigation System
Smart Supply Chain
Pengefolaan Logistik Melalui Teknologi Monitoring dan Tracking Digital
Smart Creative Skill
Pembuatan Konten Visual untuk Sosial Media
Optimalisasi Pemasaran Melalui Media Sosial
Pengoperasian Tools Generative AI untuk Konten Digital dan Bienis
Smart Manufacturing
Pembuatan Perangkar Quality Control Berbasis Vision Sensor
Pembuatan Perangkar Predictive Maintenance Untuk Mesin Produksi
Smart Building
Pemasangan Sistem Integrasi Bangunan Cerdas
Untuk pendaftaran bisa di website resmi : https://bbpvpserang.kemnaker.go.id/
2. UPTD Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kab. Tangerang, berikut jurusan yang tersedia :
Kejuruan Menjahit
Menjahit Pakalan
Menjahit Garment
Menjahit Alas Kaki
Kejuruan Teknologi Informasi & Komunikasi
Basic Office
Multimedia
Desain Grafis
Kejuruan Teknik Listrik
Instalasi Bangunan Sederhana
Kejuruan Teknik Otomotif
Otomotif Sepeda Motor
Operator Forklift
Kejuruan Teknik Las (SMAW)
Kejuruan Teknik AC
Kejuruan Teknik Listrik
Kejuruan Tata Boga
Barista
Kuliner
Aneka Kejuruan
Cleaning Service Perhotelan
Service Handphone
Pangkas Rambut
Bahasa
Tata Rias
Kuliner
Menyulam
Untuk pendaftaran bisa di IG resmi : https://www.instagram.com/latker.kabtangerang/
Dan masih banyak lagi BLK di berbagai daerah yang tersebar hampir di seluruh indonesia.

4. Keterlibatan Aktif dalam Organisasi atau Kepanitiaan
Aktif di organisasi juga menjadi salah satu indikator penilaian bahwa seseorang itu aktif. Aktif itu maksudnya, adalah orang yang secara konsisten terlibat dalam tindakan, gerakan, atau operasi tertentu, sering kali melibatkan banyak energi.
Saat mengikut organisasi itu biasanya akan terlibat dengan berbagai kegiatan yang mana itu akan mengasah kemampuan kerjasama tim, berdialog, berfikir kritis, menghargai pendapat, melakukan problem solving, manajemen waktu dll. Sehingga secara softskill sesorang itu akan lebih lebih terasah daripada seseorang yang tidak mengikuti organiasi.
Dalam keadaan freshgraduate kemampuan secara teknikal atau hardskill itu cendrung minim, sehingga biasanya yang perlu di tonjolkan adalah kemampuan dari segi softskill.
Dalam hal ini mengikuti organisasi atau kepanitianan merupakan salah satu bagian dalam Mendapatkan Pengalaman Kerja yang fokusnya ke softskill.
Kesimpulan
Mendapatkan Pengalaman Kerja itu bisa dari mana saja, beberapa poin diatas merupakan jalan yang paling berpengaruh. Apapun yang dilakukan dalam mencari pengalaman, yang paling utama ada bersungguh sungguh. Karena apabila dilakukan dengan biasa-biasa saja, mungkin skill yang dimiliki juga akan biasa-biasa juga, sehingga tidak akan menonjol dan menarik bagi HRD.
FAQ / Pertanyaan Yang Paling Sering Di Tanyakan
Apakah ada solusi bagi freshgraduate untuk mendapatkan pengalaman kerja?
Ya, solusinya adalah dengan mencari pengalaman kerja melalui berbagai kegiatan seperti magang, proyek freelance atau kerja part-time relevan, mengikuti pelatihan intensif (misalnya di BLK), atau terlibat aktif dalam organisasi/kepanitiaan.
Mengapa program magang dapat sangat memengaruhi referensi saat wawancara kerja?
Karena peserta magang dapat menjelaskan sistem kerja, prosedural proses, dan bahkan material yang digunakan saat magang. Ini menunjukkan pengetahuan kerja yang nyata.
Apa manfaat utama dari Sertifikat Kompetensi dari Kemnaker yang didapatkan setelah lulus dari BLK?
Sertifikat Kompetensi ini menjadi modal penting karena perusahaan yang menerapkan standar tertentu (seperti SMK3 atau ISO 45001) seringkali menuntut karyawan memiliki sertifikat keahlian untuk tugas-tugas tertentu (Contoh: sopir forklift).
Mengapa softskill yang didapat dari organisasi sangat penting bagi freshgraduate?
Karena freshgraduate cenderung memiliki hardskill yang minim, sehingga kemampuan dari segi softskill perlu ditonjolkan untuk menjadi daya tarik bagi HRD.







Tinggalkan Balasan