Risen Kerja atau maksudnya adalah Resign Kerja adalah mengundurkan diri dari suatu perusahaan untuk tidak bekerja atau berhenti bekerja di perusahaan tersebut.
Tampilkan Daftar Isi
Daftar isi
Fakta dan data yang saya ketahui banyak sekali orang yang sudah bekerja yang ingin mencari pekerjaan di tempat lain. Hal ini bisa kita temui di media sosial profesional linkedin. Di medsos profesional ini banyak sekali orang yang sudah bekerja namun membuka peluang baru untuk bekerja di perusahaan baru.
Lalu mengapa demikian? Apa yang membuat orang orang yang sudah bekerja ingin mendapatkan peluang baru di perusahaan yang baru? Artikel ini akan membahas poin poin utama kenapa karyawan ingin risen kerja / resign kerja.
Mengapa Karyawan Resign Kerja?
Ada beberapa alasan utama karyawan resign kerja, berikut saya rangkum beberapa alasan utama karyawan resign (yang realistis terjadi).
1. Gaji atau kompensasi yang lebih baik
Sudah hal yang wajar apabila seorang karyawan ingin mendapatkan sesuatu yang lebih, hal ini memang sudah sifat default manusia.
Seorang yang sudah memiliki skill tinggi / cukup akan cenderung mempertimbangkan untuk mencari perusahaan yang memberikan benefit yang lebih tinggi. Hal ini wajar karena biasanya karyawan yang sudah lama bekerja pasti memiliki kondisi ekonomi yang berbeda. Seperti mungkin sebelumnya karyawan tersebut masih single, sekarang sudah berkeluarga.
Perlu di catat juga, karyawan lama tidak suka di setarakan gaji nya dengan karyawan baru (dengan jabatan yang sama). Tentu skill dan kompetensinya berbeda, apabila ini terjadi tentu memunculkan rasa tidak di hargai nya seorang karyawan lama dengan loyalitas dan skill senior nya.
2. Keseimbangan Hidup dan Pekerjaan atau Work Life Balance
Bukan cuma Gaji, keseimbangan hidup dan pekerjaan juga hal yang sangat menentukan seorang karyawan betah atau tidak di perusahaan tersebut.
Realita nya di beberapa perusahaan ada yang menerapkan sistem kerja yang tidak masuk akal. Seperti bekerja yang harusnya hanya 8 jam sehari, namun bisa 10 jam sehari atau lebih dengan berbagai macam alasan. Contoh nyata karyawan di hubungi secara intens di luar jam kerja dan budaya karyawan di larang pulang apabila bos belum pulang, itu realita sungguh yang cukup meresahkan.
Tentu karyawan yang sedang mengalami kondisi perusahaan yang seperti ini pasti akan cenderung mempertimbangkan untuk resign kerja demi lingkungan yang lebih seimbang dengan kehidupan.
3. Lingkungan Kerja “Toxic” dan Budaya Perusahaan
Karyawan mana yang akan betah dengan kondisi tim yang saling menjatuhkan, atasan yang buruk dan lingkungan kerja yang tidak kooperatif.
Kenyamanan dalam bekerja adalah sesuatu yang sangat di idam idam kan karyawan, karena selain memengaruhi semangat kerja juga menghasilkan kualitas kerja yang baik. Bahkan tak jarang orang akan stay di perusahaan dan takut pindah kerja karena alasan ini.
Baca juga : 11 Kebiasaan Wajib Tim Berkinerja Tinggi: Panduan Membangun Budaya Kerja Kuat (Anti-Burnout)
4. Jenjang Karir Yang Tidak Jelas
Rasa stuck atau merasa bekerja kok hanya begini begini saja juga dapat memengaruhi persepsi karyawan untuk resign kerja. Jika perusahaan tidak memiliki karir path yang jelas atau peluang promosi yang tidak meyakinkan, ini menjadi bom waktu (resign) untuk para karyawan yang memiliki skill.
Banyak karyawan yang memiliki skill lebih menginginkan agar skill mereka dapat di implementasi dan berkembang di pekerjaan nya. Semakin lama karyawan bekerja, akan semakin tinggi pula hardskill dan softskill. Softskill seperti komunikasi dan leadership yang tidak terimplementasi maka biasanya karyawan akan mencari peluang baru untuk dapat mengimplementasikannya (tantangan baru).
Tren Unik di indonesia: Banyak karyawan yang melakukan pengunduran diri setelah bonus tahunan atau THR dari perusahaan sudah turun.
5 Cara Resign Profesional (Langkah Mengundurkan Diri Secara Profesional)
Hal besar yang akan kamu ambil saat bekerja di suatu perusahaan adalah resign kerja. Hal ini akan menentukan arah karir Kamu kedepannya. Namun perlu di perhatikan, tinggalkan kesan yang baik saat resign agar kamu menjadi pekerja yang profesional.
Berikut langkah langkah resign yang perlu kamu perhatikan.
Langkah 1: Pikirkan Ulang Keputusanmu

Sebelum kamu benar benar mengajukan resign kerja atasan dan hrd, kamu perlu luangkan waktu untuk memikirkan dampak positif dan negatif yang akan terjadi saat kamu melakukan resign di perusahaan lama ke perusahaan baru.
Kalau perlu kamu dapat diskusi dengan sahabat atau teman dekat yang bisa dipercaya, sedikit banyak masukan dari mereka cukup penting untuk menjadi pertimbangan.
Langkah 2: Sampaikan ke Atasan Langsung, Jangan Rekan Kerja

Informasi penting ini perlu disampaikan secara struktural, jangan sampai kamu resign tapi atasan kamu malah tau informasi ini dari teman kerja kamu. Untuk menghargai atasan kamu, kamu perlu memberikan informasi penting ini ke atasan kamu duluan, karena yang akan sangat berdampak adalah atasan kamu itu sendiri.
Langkah 3: Ajukan Surat Pengunduran Diri Resmi (Resignation Letter)

Setelah berbicara dengan atasan, kamu perlu membuat surat resmi nya yang di tunjukkan kepada atasan dan hrd di perusahaan kamu. Buat surat resign dengan format yang sesuai, perlu ada informasi seperti data diri kamu, tanggal efektif pengunduran diri (30 hari / one moon notice), ucapan terimakasih singkat serta penyataan singkat bahwa kamu berniat resign.
Langkah 4: Selesaikan Semua Tanggung Jawab (Handover)

Lakukan proses transisi dengan baik, manfaatkan waktu 30 hari masa menunggu resign dengan melakukan handover dan tanggung jawabnya lainnya. Misal buat daftar semua pekerjaan baik yang rutinan maupun yang belum tuntas, catatan kontak penting dan password yang kamu miliki. Apabila sudah ada pengganti yang di tunjuk, Lakukan serah terima pekerjaan dengan terstruktur.
Langkah 5: Jaga Nada Bicara Saat Exit Interview

Apabila dimintai melakukan exit interview, maka gunakan bahasa yang sopan dan santun, hindari menjelek-jelekkan atasan dan perusahaan, sampaikan dengan kalimat yang jelas namun tetap menjaga profesionalitas.
Penutup
Mengundurkan diri merupakan sebuah momen yang sangat penting dalam kehidupan mu. Pahami dan pikirkan kembali dengan matang, sehingga keputusan yang kamu ambil merupakan keputusan terbaik.
Karyawan Mengundurkan Diri / Resign Dapat Apa Dari Perusahaan?
1. Uang Penggantian Hak
2. Uang Pisah bagi Karyawan Resign
Lebih jelas di artikel ini : Hak Karyawan Resign







Tinggalkan Balasan